Feeds:
Tulisan
Komentar

Tepat pada pergantian tahun 2009, GPA menambah anggota baru dari angkatan 24. Jumlah siswa yang berhasil menjadi anggota muda adalah 4 orang, mereka adalah Najiman Irfan (EX.G 001/XXIV), Tesa Haksana (EX.G 002/XXIV), Vigor Loviando Rachmadianto (EX.G 003/XXIV), dan Magistin (EX.G 004/XXIV). Pendidikan dasar sendiri berlangsung selama 6 hari terhitung sejak 27 desember 2008 dengan daerah operasi gunung Burangrang, curug layung dan gunung Tangkuban Perahu.

Anggota Muda 24 GPA

Foto bersama di puncak burangrang 2.057 mdpl

Pada Pendidikan dasar kali ini jalur longmarch berbeda dengan pendidikan sebelumnya, kali ini siswa GPA berkesempatan merasakan dua gunung dalam satu pendidikan dasar, yaitu Gunung Burangrang dan Gunung Tangkuban Perahu. Selain itu karena medan latihan Situ Lembang yang biasa digunakan tak kunjung mendapat ijin dari PUSDIK PASSUS, akhirnya diputuskan untuk mencari alternatif lain. Daerah Curug Layung ke arah utara (terletak diantara Gn Burangrang dan Tangkuban perahu atau desa kertamanah – Cisarua -Parongpong)  menjadi alternatif, walaupun demikian materi materi kegiatan tidak terlalu terganggu. Kegiatan materi botani praktis tetap dapat dilakukan walaupun keberagaman tanaman yang dapat dimakan sangat kurang bila dibandingkan di daerah ciweh dan cicaruk. Materi penyebrangan basah dapat disimulasikan di sungai Cimahi yang mengalir deras. Sedangkan materi materi lain seperti bivak alam, praktek gunung hutan dan SAR tidak mengalami kesulitan berarti.

Terimakasih atas dukungan dari rekan2, atas bantuannya Pendidikan Dasar XXIV dapat terlaksana.

Buklet laporan pendidikan dasar dapat diunduh di buklet-pd-24

Presiden SBY dan Danjen Kopassus pada penutupan “Gladian Panji Geografi” di Situ Lembang, Bandung Barat, Sabtu (1/11) siang. (foto: rusman/presidensby.info)

Sabtu, 1 November 2008, 16:05:08 WIB

Cisarua, Jawa Barat: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (1/11) siang, memberikan pembekalan kepada para penggiat alam terbuka “Gladian Panji Geografi” di Situ Lembang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dalam rangka penutupan pelatihan penanganan bencana alam. Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Badan Survey dan Pemetaan Nasional (Basurtanal), Mitigasi Bencana ITB, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD, dan Perhimpunan Pecinta Alam Wanadri.

Gladian Panji Geografi memberikan pelatihan yang difokuskan pada pengawasan dan penanganan rawan bencana. Tujuan nya adalah menjadikan personel-personel yang sukarela dan dapat mengapresiasikan kemampuannya dengan terjun langsung sebagai orang terdepan dalam penanganan musibah akibat bencana alam.

Lanjut Baca »

“ PECINTA ALAM INDONESIA SADAR BAHWA ALAM BESERTA ISINYA ADALAH CIPTAAN TUHAN YANG MAHA ESA “
“PECINTA ALAM INDONESIA SEBAGAI BAGIAN DARI MASYARAKAT INDONESIA SADAR AKAN TANGGUNG JAWAB KAMI KEPADA TUHAN, BANGSA DAN TANAH AIR ”
” PECINTA LAM INDONESIA SADAR BAHWA PECINTA ALAM ADALAH SEBAGAI MAKHLUK YANG MENCINTAI ALAM SEBAGAI ANUGERAH TUHAN YANG MAHA ESA “
Sesuai dengan hakekat diatas kami dengan kesadaran menyatakan :
1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggnakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.
3. Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah Air.
4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya.
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah air.
7. Selesai.
Disyahkan bersama dalam GLADIAN IV – 1974 Di Ujungpandang Pukul 01.00 WITA.

Ditulis kembali dalam kesempatan ini untuk mengingatkan kita apa sebenarnya tujuan pergerakan ke-pencinta alam-an. Saya berharap semoga seluruh rakyat indonesia memiliki jiwa yang bersih bebas dari musyrik, ketamakan, kesombongan, kemarahan, individualisme, hedonisme dan hura-hura. Sehingga menjadi manusia seutuhnya yang dapat memberikan kontribusi bagi bangsa ini.

Pendidikan Dasar XXIV GPA

Selamat datang di Pendidikan Dasar XXIV GPA Perhimpunan Penjelajah dan Pecinta Alam SMAN 2 Bandung. Berita ini ditujukan kepada calon siswa, siswa, orangtua siswa dan yang berkepentingan dengan hal diatas. Untuk selanjutnya berita perkembangan dan hal-hal yang bersangkutan dengan Pendidikan Dasar dapat anda peroleh melalui halaman ini.

Lebih jelasnya di halaman ini anda juga dapat memperoleh informasi formulir pendaftaran, daftar barang yang dibutuhkan, rangkaian acara, materi dan panitia yang tergabung dalam pendidikan dasar XXIV.

[Tim Pengembaraan 2006]
Apa yang terjadi ketika manusia mencoba untuk menaklukkan hukum alam, dalam hal ini gravitasi? Membangun roket atau melakukan mutasi gen sehingga manusia bisa terbang, seperti mutan-mutan dalam film X-Men? Ternyata tidak perlu…kami mencoba menaklukkan gravitasi dengan tangan, kaki, tubuh dan kekuatan kami sendiri, meskipun tentu saja dengan bantuan alat-alat.

Ya, tak perlu berkhayal terlalu jauh, kami mencoba melawan gaya tarik bumi dengan memanjat Gunung Parang yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat, suatu lokasi yang penting dalam dunia Panjat Tebing Indonesia. Rencana kami adalah membuat jalur pemanjatan baru di Gunung Parang, yang mana jalur ini belum dilalui oleh pemanjat lain.

Hari Minggu, tanggal 3 Juli 2006, kami _ Giri, Elvis, Pingky, Ivy dan [dC] – berangkat ke Purwakarta. Tentu saja setelah sebelumnya mempersiapkan diri dengan program latihan yang memadai dan merencanakan teknis pemanjatan. Sampai di Basecamp, kami langsung membereskan peralatan kemudian beristirahat, karena besok kami harus mengerahkan seluruh tenaga kami….Mulai Memanjat.

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »