Feeds:
Tulisan
Komentar

Komunikasi Lapangan

1. Pendahuluan
Komunikasi sangat penting untuk kordinasi kegiatan selama dilapangan.karena itu di lapangan harus dapat berkomunikasi dalam berbagai kondisi.
Namun dalam prakteknya dilapangan terdapat berbagai keterbatasan karena itu digunakan berbagai cara dan alat bantu.
2. Jenis Komunikasi Lapangan
Di dalam melakukan komunikasi lapangan terdapat beberapa cara yang dapat digunakan, yaitu :
1. Semaphore
Semaphore adalah isyarat praktis dalam penyampaian pesan dengan menggunakan sepasang bendera. Biasanya digunakan untuk penyampaian pesan jarak jauh tetapi masih dapat ditangkap oleh mata manusia. Komunikasi ini biasanya digunakan dalam keadaan gawat darurat.

semaphore sign

Huruf A berlaku juga untuk angka 1, huruf B berlaku juga untuk angka 2, huruf C berlaku juga untuk angka 3, dan seterusnya.

Lanjut Baca »

Jika saja punya uang banyak untuk membuat sebuah film atau video klip, saya akan langsung memilih lokasi di: Tegalpanjang! Dijamin deh, mata kita akan dimanjakan jika melihat masterpiece Sang Seniman Alam Semesta ini.

Jangan Mandi pada Siang Bolong

Tempat nan indah ini terletak di sebelah selatan Bandung, di perkebunan teh Pangalengan. Tepatnya, di antara Gunung Puntang dan Gunung Papandayan. Perjalanan dari Bandung ke desa terakhir, desa Cibatarua, memakan waktu sekitar lima jam jika menggunakan kendaraan pribadi. Jika menggunakan angkutan umum, di Bandung kita menuju ke terminal Kebun Kelapa. Dari Kebun Kelapa ke Pangalengan kita dapat menggunakan bus umum, lalu dari Pangalengan ke desa Cisedep menggunakan angkutan umum. Tapi hati-hati, angkutan dari Pangalengan ke Cisedep hanya ada hingga sore hari, kira-kira jam 15.00 WIB. Dari Cisedep ke Cibatarua, kadang-kadang ada truk angkutan hasil perkebunan. Tetapi jika kurang beruntung, apa boleh buat, kita harus berjalan kaki selama kira-kira dua jam. Total perjalanan dari Bandung dengan menggunakan angkutan umum kira-kira tujuh jam!

Lanjut Baca »

Arung Jeram – Diktat

1 Pendahuluan

Olah Raga Arus Deras (ORAD) atau lebih dikenal dengan sebutan Arung Jeram dapat dikategorikan sebagai olah raga petualangan, karena tidak saja mengandung unsur olahraga, tetapi juga petualangan dengan berbagai resikonya.

ORAD termasuk salah satu kegiatan alam terbuka yang baru, dibandingkan dengan mendaki gunung ataupun olahraga-olahraga alam terbuka lainnya. Tidak banyak catatan yang dapat dibuka untuk mengetahui asal mula olah raga ini. Yang pasti olah raga ini dimulai di Amerika Serikat, setelah perang dunia II. Ketika beberapa orang enterpreneur menyusuri sungai Colorado dengan perahu jenis Pontoon sisa perang dunia. Kemudian perkembangannya menjadi pesat di tahun 60-an ketika teknologi rancangan dan bahan untuk membuat perahu seperti yang kita kenal sekarang ini mulai berkembang.

Lanjut Baca »

1. Pengertian Kesehatan Perjalanan

Kesehatan perjalanan dapat diartikan sebagai hal-hal yang mencakup keadaan kesehatan pada waktu melakukan perjalanan. Tujuannya adalah untuk mencapai keadaan sesehat-sehatnya selama dan sesudah melakukan perjalanan

Faktor fisik, mental, dan daya tahan tubuh merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan untuk melakukan sebuah perjalanan. Untuk mencapai keadaan yang baik dalam melakukan sebuah perjalanan, dibutuhkan pengetahuan-pengetahuan yang mendukung, yaitu :

1. Pengetahuan Tentang Kesehatan Perjalanan

    Sebelum kita melakukan perjalanan, kita harus sudah dapat mengetahui resiko apa saja yang mungkin akan dihadapi di dalam perjalanan. Jenis penyakit atau kecelakaan setidaknya sudah diperkirakan, kita dapat melakukan persiapan perjalanan lebih matang lagi.

    2. Pengetahuan Tentang Perlengkapan Perjalanan

      Perlengkapan dan perbekalan yang akan dibawa di dalam suatu perjalanan, haruslah seefektif mungkin. Jangan sampai ada perlengkapan atau perbekalan yang benar-benar tidak berguna di dalam sebuah perjalanan, sehingga hanya merepotkan perjalanan kita saja.

      3. 3. Pengetahuan Tentang P2GD

      Dengan mempersiapkan pengetahuan dan peralatan P2GD, diharapkan kita dapat mengatasi kesulitan selama perjalanan.

      Lanjut Baca »

      I. Pendahuluan

      1.1 Pengetahuan dan ilmu berkaitan dengan kepencintaalaman

      Segala hal yang berkaitan dengan kepencintaalaman merupakan pengetahuan dan ilmu, tak terkecuali hal-hal yang telah menjadi kebiasaan.

      Pengenalan dan pengembangan pengetahuan dan ilmu kepencintaalaman ini menggunakan metode ilmiah, yang memiliki dua pendekatan utama :

      1. pendekatan rasional

      pendekatan ini menggunakan pola berpikir deduktif, yaitu mengemukakan keterangan-keterangan berdasar teori/pendapat yang telah ditemukan sebelumnya (berdasarkan rujukan).

      2. pendekatan empiris

      pendekatan ini menggunakan pola berpikir induktif, yaitu mengemukakan fakta-fakta (berdasarkan hasil penelitian lapangan).

      1.2 Karya tulis GPA

      Untuk pelestarian pengetahuan dan ilmu kepencintaalaman, sehingga dapat digunakan oleh anggota GPA, organisasi pencinta alam lain dan masyarakat luas, disusunlah dokumentasi ilmu, yang lazim disebut dengan karya tulis GPA.

      Jadi karya tulis GPA adalah dokumen tentang ilmu kepencintaalaman yang diperoleh melalui metode penelitian, baik secara rasional maupun empiris.

      Lanjut Baca »

      « Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »