Presiden SBY dan Danjen Kopassus pada penutupan “Gladian Panji Geografi” di Situ Lembang, Bandung Barat, Sabtu (1/11) siang. (foto: rusman/presidensby.info)
Sabtu, 1 November 2008, 16:05:08 WIB
Cisarua, Jawa Barat: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (1/11) siang, memberikan pembekalan kepada para penggiat alam terbuka “Gladian Panji Geografi” di Situ Lembang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dalam rangka penutupan pelatihan penanganan bencana alam. Pelatihan ini merupakan kerja sama antara Badan Survey dan Pemetaan Nasional (Basurtanal), Mitigasi Bencana ITB, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD, dan Perhimpunan Pecinta Alam Wanadri.
Gladian Panji Geografi memberikan pelatihan yang difokuskan pada pengawasan dan penanganan rawan bencana. Tujuan nya adalah menjadikan personel-personel yang sukarela dan dapat mengapresiasikan kemampuannya dengan terjun langsung sebagai orang terdepan dalam penanganan musibah akibat bencana alam.
Dalam laporannya, Komandan Jendral Kopasus, Mayjen TNI Pramono Edi Wibowo, menyebutkan terdapat 687 peserta, terdiri dari 600 pemuda dan 87 pemudi yang mewakili 26 provinsi dari Sumatera sampai dengan Papua. “Acara ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pemuda pemudi dalam giat penanggulangan bencana, sehingga dapat menjembatani kerja sama masyarakat, lembaga non pemerintah, dan pemerintah sendiri dalam sebuah bencana,” kata Pramono Edi Wibowo.
Sementara itu, Presiden SBY mengingatkan kembali bahwa era globalisasi mendatangkan sisi baik dan sisi buruk. Globalisasi juga mendatangkan benih-benih ketidakadilan yang harus kita tolak. Globalisasi juga memunculkan gaya hidup hedonisme, gaya hidup yang mengatakan bahwa semuanya bisa berjalan baik-baik saja. “Ini bertentangan dengan hakikat kehidupan itu sendiri. Tiap orang dan bangsa pasti mengalami masa dimana untuk mencapai tujuan mulia memerlukan perjuangan, kesabaran, keuletan, mental harus bisa, pikiran positif, jiwa terang, yang merupakan karakter dari manusia dan bangsa yang bersangkutan. Dengan karakter itulah sebuah bangsa bisa menuju masa depan lebih baik,” kata SBY.
Oleh karena itu, Presiden mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang bertujuan membentuk karakter, latihan kepemimpinan. “Sesungguhnya semua itu akar dari patriotisme dan nasionalisme yang seharusnya kira pelihara dan bangun,” SBY menambahakn.
Presiden SBY beserta Ibu Ani berkesempatan berfoto bersama seluruh anggota Gladian Panji Geografi. Setelah itu, Ibu Ani dan Presiden SBY juga melakukan penanaman pohon di lokasi.
Tampak hadir dalam rombongan Presiden, antara lain, Menko Polhukam Widodo AS, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendagri Mardiyanto, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mentan Anton Apriyantono, Menhut MS Kaban, Menneg LH Rachmat Witoelar, Panglima TNI Djoko Santoso, serta Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng. (mit)







lam knl…q pny blog baru berisi foto-2 indah alam kita dan pengalamanku…silahkan berkunjung dan beri komentar ya
salam kenal dari kita…
salam ya ke pak SBY kalo ketemu…
jgn lupa sama Alam kita….
Gpasman jangan lupa kunjung2 blog kami di :
http://www.xentala.wordpress.com
Best regard,
jgn lupa juga tinggalkan jejak di page friend of xentala…